Seorang anak kecil yang sedang menamani ayahnya kekantor, tiba-tiba menemukan hal-hal menyeramkan saat sendirian dan pulang belakangan dari kantor. Sang anak mencoba untuk tetap bertahan dan menghadapi gangguan yang ia alami, namun, sosok apakah yang menemaninya saat Pulang Belakangan?
Wira yang hanya tinggal dengan sang kakak, Ava. Dibuat seakan menanggung beban dari batin orang terdekatnya, Seperti percintaan dengan sang pacar, Icha yang selalu menuntut finansial demi menghidupi gaya hidupnya. Kemudian sikap emosional Ava yang semakin tak terkendali akibat penggunaan narkotika. Lalu teman kuliah, Raga. Yang sudah dianggap dekat dengan Wira, justru menjadi pemasok narkoba untuk Ava, tanpa Wira sadari. Dengan rasa yang ditampung dan tidak dapat dibendung, akhirnya Wira mengakhiri apa yang dirasa beban selama ini.
Anugerah yang putus asa mengakhiri hidupnya dengan melompat dari balkon kamarnya. Setelah terjatuh, ia terbangun di hari di mana hubungannya dan ibunya, Tyas, masih baik-baik saja, yaitu hari di mana ia lagi-lagi mendapatkan peringkat satu di sekolahnya.
Seorang pria bernama Zoni yang ingin berekspresimen membuat makanan yang terbuat dari daging. Lantunan musik klasik mengitari suasana apartemen kecilnya.
Keluarga Lia yang terdiri dari Lia, Caca, dan Tama pindah ke rumah tua yang penuh misteri. Awalnya, rumah baru tersebut tampak biasa saja, hingga mereka menemukan foto dan berita tentang Anneliese, seorang pianis berbakat yang meninggal tragis karena overdosis obat. Sosok Anneliese mulai menghantui mereka melalui penampakan, mimpi buruk, dan suara piano yang terus bergema di malam hari.