Tio, seorang pemuda berusia 24 tahun yang memiliki lika-liku hidup yang cukup rumit di segi ekonomi. Hidupnya semakin suram Ketika kedua orang tuanya mati meninggalkan utang yang cukup besar, sehingga dirinya terpaksa harus menebus utang tersebut. Segala cara telah ia lakukan sampai suatu Ketika dia terikat dengan dunia hitam yang membuat dirinya menjadi kaya raya secara instan. Namun ia tak menyadari bahwa dunia baru yang ia jalani juga memiliki dampak buruk yang membuatnya mengambil keputusan untuk mengakhiri hidupnya. Ternyata dunia hitam yang ia Jalani memerlukan tumbal nyawa untuk memenuji semua keinginan yang Tio mau.
Empat sahabat berusaha mendekati mahasiswa baru yang pendiam dan penuh teka-teki. Seiring waktu, mereka mulai merasa ada yang aneh dengan kebiasaan pria itu. Aroma anyir di kamarnya dan cara Ia memandang mereka seolah sedang mencari mangsa.
If you play during the Maghrib prayer hour, you'll vanish forever." Such is the urban myth known to every Indonesian ever.
Anugerah yang putus asa mengakhiri hidupnya dengan melompat dari balkon kamarnya. Setelah terjatuh, ia terbangun di hari di mana hubungannya dan ibunya, Tyas, masih baik-baik saja, yaitu hari di mana ia lagi-lagi mendapatkan peringkat satu di sekolahnya.
Tiga sahabat kampus Dimas, Fahid, dan Fiona tengah mengerjakan proyek film dokumenter untuk tugas metode penelitian mereka. Saat mencari narasumber, mereka memutuskan mewawancarai seorang seniman misterius yang tinggal di tempat terpencil.