Seorang pria bernama Zoni yang ingin berekspresimen membuat makanan yang terbuat dari daging. Lantunan musik klasik mengitari suasana apartemen kecilnya.
Anugerah yang putus asa mengakhiri hidupnya dengan melompat dari balkon kamarnya. Setelah terjatuh, ia terbangun di hari di mana hubungannya dan ibunya, Tyas, masih baik-baik saja, yaitu hari di mana ia lagi-lagi mendapatkan peringkat satu di sekolahnya.
Dianggap berbeda merupakan bukan hal yang baru bagi Sekar, beranjak dewasa sulitnya kehidupan membuat Sekar sulit membedakan dunia nyata dan dunia yang ada di pikirannya. Saat sesi foto berubah jadi mimpi buruk, Sekar mulai curiga sahabatnya Deni telah digantikan, oleh sesuatu yang bukan manusia. Tapi siapa sebenarnya yang kehilangan akal, Deni, atau dirinya sendiri?
If you play during the Maghrib prayer hour, you'll vanish forever." Such is the urban myth known to every Indonesian ever.