Di depan banyak orang, Will tiba-tiba diserang Sion, salah satu rekan timnya. Sion mengungkapkan perasaan rumit yang ia pendam selama ini bersama sihirnya dan Will menanggapinya secara langsung.
Will adalah siswa di akademi sihir, tapi ia tak bisa menggunakan sihir sama sekali. Ia dipandang rendah semua orang dan kerap dipanggil anak gagal. Suatu hari, ia melihat teman sekelasnya yang kerap merundungnya diserang monster.
Demi mengerjakan order yang dikeluarkan Elfaria kepada seluruh orang di akademi, Will pergi ke dungeon untuk mengumpulkan material dari monster. Dalam perjalanan, ia bertemu juniornya di akademi yang bernama Iris dan mereka pun bertualang bersama.
Will dan teman-temannya dalam situasi gawat karena berhadapan dengan Evil Grand Duke yang dipanggil oleh para penyihir misterius, ditambah monster yang tak terhitung jumlahnya. Namun, Will masih bertekad untuk bertarung.
Setelah mengalahkan monster kuat dan terluka, segerombolan besar monster muncul di depan Will dan teman-temannya. Ketika mereka berpikir bahwa semuanya telah berakhir, Aaron, salah satu Magia Vander, tiba-tiba muncul.