Si Lancang, seorang pemuda dari Kampar, merantau untuk mencari keberuntungan. Sebelum pergi, ia berjanji kepada ibunya untuk tidak menjadi anak durhaka.
Seorang guru menjelaskan kenyataan pada para orang tua murid tentang anaknya yang bandel
Beby dan Gita terbangun dengan mimpi yang sama, mereka merasa mimpi itu bertanda akan mendapatkan kesialan.