Seorang pria rantauan bernama Toni yang baru saja balik ke rumah lamanya, mengalami Sleep paralysis selama empat hari berturut-turut dan ia harus menghadapi makhluk yang tidak ia kenal.
Seorang anak kecil yang sedang menamani ayahnya kekantor, tiba-tiba menemukan hal-hal menyeramkan saat sendirian dan pulang belakangan dari kantor. Sang anak mencoba untuk tetap bertahan dan menghadapi gangguan yang ia alami, namun, sosok apakah yang menemaninya saat Pulang Belakangan?
Dianggap berbeda merupakan bukan hal yang baru bagi Sekar, beranjak dewasa sulitnya kehidupan membuat Sekar sulit membedakan dunia nyata dan dunia yang ada di pikirannya. Saat sesi foto berubah jadi mimpi buruk, Sekar mulai curiga sahabatnya Deni telah digantikan, oleh sesuatu yang bukan manusia. Tapi siapa sebenarnya yang kehilangan akal, Deni, atau dirinya sendiri?
Keluarga Lia yang terdiri dari Lia, Caca, dan Tama pindah ke rumah tua yang penuh misteri. Awalnya, rumah baru tersebut tampak biasa saja, hingga mereka menemukan foto dan berita tentang Anneliese, seorang pianis berbakat yang meninggal tragis karena overdosis obat. Sosok Anneliese mulai menghantui mereka melalui penampakan, mimpi buruk, dan suara piano yang terus bergema di malam hari.
Wira yang hanya tinggal dengan sang kakak, Ava. Dibuat seakan menanggung beban dari batin orang terdekatnya, Seperti percintaan dengan sang pacar, Icha yang selalu menuntut finansial demi menghidupi gaya hidupnya. Kemudian sikap emosional Ava yang semakin tak terkendali akibat penggunaan narkotika. Lalu teman kuliah, Raga. Yang sudah dianggap dekat dengan Wira, justru menjadi pemasok narkoba untuk Ava, tanpa Wira sadari. Dengan rasa yang ditampung dan tidak dapat dibendung, akhirnya Wira mengakhiri apa yang dirasa beban selama ini.