Melalui doa-doanya Tirkem berhasil mengubah nasib keluarganya, tapi ketika kematian berhenti datang, kelaparan pun kembali. Terjepit oleh keadaan, Tirkem dihadapkan dengan dua pilihan: menyelamatkan orang yang paling peduli padanya, atau tetap bertahan dalam kondisi kelaparan.
Cinta dan pengorbanan luar biasa yang dilakukan oleh seorang ibu demi kebahagiaan putranya yang menderita schizophrenia
Seorang anak mengenali gejala penyakit tetangganya dan mengingatkan pada masa lalunya. Keluarga dalang mulai bertanya-tanya tentang siapa sebenarnya yang mengatur langkah dan kehidupan mereka