Di tengah puncak kariernya, Nike dihadapkan pada dilema besar dalam kehidupan pribadinya. Pertemuan dengan Azni yang seharusnya menjadi momen bahagia, justru menjadi awal Nike Ardilla merasakan titik terendah dalam hidupnya.
Klub telepati mengajak Mob untuk bergabung agar klub bisa tetap berjalan, namun Reigen ingin agar Mob lebih fokus bekerja