Melalui doa-doanya Tirkem berhasil mengubah nasib keluarganya, tapi ketika kematian berhenti datang, kelaparan pun kembali. Terjepit oleh keadaan, Tirkem dihadapkan dengan dua pilihan: menyelamatkan orang yang paling peduli padanya, atau tetap bertahan dalam kondisi kelaparan
Cinta seorang pangeran kepada seorang putri yang berakhir dengan dikutuknya sang putri akibat tipu muslihat yang dilakukannya