Cinta kebingungan melihat wajahnya yang penuh jerawat. Berbagai cara telah dilakukan termasuk pergi ke dokter tapi jerawatnya justru bertambah parah
Hiu martil selalu ditertawakan hiu-hiu lainnya karena bentuk kepalanya yang aneh. Namun siapa sangka, kepala anehnya itu yang membuatnya luar biasa
Sir Kanor seorang penyembuh dan hidup bahagia dengan anaknya Jun, suatu hari Sir Kanor jatuh sakit dan Jun mengajaknya pergi ke kota untuk pengobatan nya, namun Sir Kanor menolaknya
Melalui doa-doanya Tirkem berhasil mengubah nasib keluarganya, tapi ketika kematian berhenti datang, kelaparan pun kembali. Terjepit oleh keadaan, Tirkem dihadapkan dengan dua pilihan: menyelamatkan orang yang paling peduli padanya, atau tetap bertahan dalam kondisi kelaparan.