Si Lancang, seorang pemuda dari Kampar, merantau untuk mencari keberuntungan. Sebelum pergi, ia berjanji kepada ibunya untuk tidak menjadi anak durhaka.
Seorang anak tumbuh sebesar raksasa di suatu desa, menimbulkan keresahan karena nafsu makannya yang besar.
Selama tujuh tahun Wening hidup dalam pasungan. Apa sebenarnya yang menyebabkan ia di pasung? Penasaran dengan kisahnya?
Melalui doa-doanya Tirkem berhasil mengubah nasib keluarganya, tapi ketika kematian berhenti datang, kelaparan pun kembali. Terjepit oleh keadaan, Tirkem dihadapkan dengan dua pilihan: menyelamatkan orang yang paling peduli padanya, atau tetap bertahan dalam kondisi kelaparan.